Tersisa Puing, 35 Pintu Rumah Betang di Nanga Nyabau Ludes Dilalap Si Jago Merah

Kategori Berita

Tersisa Puing, 35 Pintu Rumah Betang di Nanga Nyabau Ludes Dilalap Si Jago Merah

Sisa-sisa puing rumah betang Dipan Nipan Bolong di Desa Benua Tengah, Kapuas Hulu pasca kebakaran hari Minggu (19/7/2020) malam.
KAPUAS HULU, KapuasRayaNews.com - Kebakaran hebat yang terjadi Minggu (19/7/2020) malam, telah menghanguskan seluruh bilik atau pintu rumah betang "Dipan Nipan Bolong" di Desa Nanga Nyabau, Kecamatan Putussibau Utara, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

Rumah betang Dipan Nipan Bolong tersebut merupakan rumah khas suku dayak ini merupakan peninggalan nenek moyang "Dayak Tamambaloh" yang turun temurun masih dihuni hingga sekarang dan diperkirakan sudah ratusan tahun usianya.

Namun, setelah kejadian tersebut kini hanya tinggal kenangan karena tidak satupun lagi yang tampak serta tersisa akibat keganasan sijago merah. Hanya puing-puing dari sisa amukan si jago merah.
BPBD Kapuas Hulu saat ditempat kejadian kebakaran rumah betang Dipan Nipan Bolong, di Desa Nanga Nyabau, Minggu (19/7) malam.
Kepada media ini, Senin (20/7) pagi, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas Hulu, Gunawan mengatakan bahwa kebakaran rumah betang Dipan Nipan Bolong di Desa Nanga Nyabau diperkirakan terjadi sekitar pukul 20.30 WIB, dengan menghanguskan sebanyak 35 pintu.

"Sekitar 2 jam lamanya api menghanguskan seluruh pintu rumah betang Dipan Nipan Bolong, dan dugaan sementara api berasal dari dapur salah satu penghuni rumah betang tersebut," terang Gunawan.

Lebih lanjut Gunawan menjelaskan bahwa dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, dimana ada 100 lebih jiwa yang tinggal di betang tersebut dan kerugian diperkirakan miliaran rupiah.

Untuk sementara para korban diungsikan kerumah-rumah warga, kantor desa serta rumah sekolah, tuturnya.

"Langkah selanjutnya hari ini kami akan mengiventarisir kerugiannya serta akan menyalurkan sebagian logistik terutama sembako kepada masyarakat yang menjadi korban kebakaran", ungkap Gunawan. (Amrin)
uncak